Analisis Trading dan Tips Trading untuk Yen Jepang
Uji level 158.00 bertepatan dengan periode ketika indikator MACD bergerak jauh di bawah tanda nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan ini.
Pada akhir pekan yang lalu, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, memberikan peringatan kepada pasar keuangan mengenai penurunan nilai yen dan lonjakan tajam pada hasil obligasi, menegaskan bahwa pemerintah bersiap untuk bertindak. Ini mengakibatkan penurunan signifikan pada nilai dolar dan penguatan yen Jepang. Para investor, yang merasa cemas akan kemungkinan intervensi dari Bank of Japan, mulai menjual aset dolar, yang semakin memperberat tekanan terhadap mata uang Amerika. Pernyataan dari pejabat tinggi seperti Perdana Menteri memberikan sinyal yang kuat kepada pasar keuangan. Ini menunjukkan bahwa ada kekhawatiran di antara pemerintah Jepang mengenai keadaan saat ini dan kesiapan untuk memanfaatkan semua sumber daya yang ada, termasuk intervensi mata uang, demi menstabilkan nilai tukar yen.
Sekarang perhatian difokuskan pada langkah-langkah lebih lanjut dari Bank of Japan dan pemerintah. Pasar akan memantau dengan seksama setiap indikasi bahwa intervensi akan segera dilakukan. Jika yen semakin melemah atau hasil obligasi melonjak tajam, hal tersebut dapat mendorong otoritas untuk mengambil tindakan tegas, yang akan berpotensi menyebabkan penguatan yen yang lebih besar dan meningkatkan volatilitas di pasar keuangan. Kondisi ini tetap tegang dan memerlukan perhatian intens dari para investor dan analis.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan Skenario #1 dan #2.

Skenario Pembelian
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika mencapai titik masuk sekitar 154.46 (garis hijau pada grafik), dengan target pertumbuhan ke 154.96 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Pada level 154.96, saya berniat keluar dari pasar dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (dengan tujuan pergerakan 30-35 pips ke arah sebaliknya dari level tersebut). Sebaiknya kembali membeli pasangan ini pada koreksi dan penurunan signifikan di USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas tanda nol dan baru mulai naik dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian harga di 154.09 ketika indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan pasar ke atas. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 154.46 dan 154.96.
Skenario Penjualan
Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 154.09 diperbarui (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 153.64, di mana saya berniat keluar dari pasar dan segera membeli ke arah sebaliknya (dengan tujuan pergerakan 20-25 pips ke arah sebaliknya dari level tersebut). Lebih baik menjual setinggi mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah tanda nol dan baru mulai turun dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika harga menguji 154.46 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 154.09 dan 153.64.

Gambaran Umum Grafik
- Garis warna hijau tipis: Harga masuk untuk membeli.
- Garis warna hijau tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.
- Garis warna merah tipis: Harga masuk untuk menjual.
- Garis warna merah tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.
- Indikator MACD: Saat memasuki pasar, pertimbangkan kondisi overbought dan oversold.
Tips Penting untuk Trader Forex Pemula
- Bagi trader forex pemula dalam trading Forex, akan sangat krusial atau penting untuk mengambil keputusan dengan berhati-hati. Sebelum terdapat rilis laporan ekonomi secara besar-besaran, sebaiknya Anda menghindari pasar demi menghindari terjadinya fluktuasi secara tajam. Namun apabila Anda memutuskan untuk tetap trading selama rilis berita sedang berlangsung, selalu gunakan order stop-loss demi meminimalisir potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda berisiko kehilangan seluruh modal Anda, kerugian akan menjadi semakin tinggi apabila Anda trading dalam volume besar tanpa dibarengi manajemen uang yang benar.
- Rencana trading yang baik seperti yang disajikan di atas akan menjadi hal penting untuk trading yang sukses. Keputusan trading secara spontan yang diambil berdasarkan kondisi pasar saat ini sering kali menyebabkan kerugian
