Ulasan Trading dan Strategi Trading Mata Uang Eropa
Pengujian level harga 1.1791 terjadi pada saat indikator MACD sudah bergerak jauh di bawah garis nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan ini. Pengujian kedua pada harga ini terjadi ketika MACD berada di area oversold, yang memungkinkan skenario beli No. 2 untuk euro dapat diimplementasikan. Akibatnya, pasangan ini hanya naik 10 poin.
Angka terbaru yang mengecewakan menunjukkan penurunan 1,7% dalam produksi industri Jerman pada bulan Desember menahan pertumbuhan euro pada paruh pertama hari itu. Kurangnya berita yang menggembirakan dari ekonomi utama zona euro memberikan tekanan pada mata uang tunggal Eropa, memaksa investor untuk bertindak hati-hati.
Aktivitas keuangan lebih lanjut sepanjang hari akan sangat dipengaruhi oleh rilis data statistik penting yang mencerminkan kepercayaan konsumen, kecenderungan mereka untuk berbelanja, dan ekspektasi inflasi. Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan akan memberikan wawasan tentang bagaimana perasaan orang Amerika terhadap situasi ekonomi saat ini dan prospek keuangan mereka sendiri. Kenaikan indeks dapat menunjukkan peningkatan kepercayaan, sementara penurunan akan menunjukkan kekhawatiran yang meningkat. Ekspektasi inflasi juga akan memainkan peran tertentu dalam volatilitas dolar. Data yang mencerminkan ekspektasi konsumen mengenai pertumbuhan harga sangat penting.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan implementasi Skenario No. 1 dan No. 2.

Sinyal Beli
Skenario No. 1: Hari ini, membeli euro dimungkinkan jika harga mencapai level 1.1806 (garis hijau pada grafik), dengan target pertumbuhan di level 1.1829. Pada 1.1829, saya berencana keluar dari pasar dan juga menjual euro ke arah sebaliknya, dengan target pergerakan 30–35 poin dari titik masuk. Kenaikan euro yang kuat hanya diharapkan setelah data ekonomi yang lemah. Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1.1791 sementara indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke atas. Kenaikan menuju level berlawanan 1.1806 dan 1.1829 dapat diharapkan.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Saya berencana menjual euro setelah harga mencapai level 1.1791 (garis merah pada grafik). Targetnya adalah level 1.1762, di mana saya berniat keluar dari pasar dan segera membeli ke arah sebaliknya (dengan target pergerakan 20–25 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut). Tekanan pada pasangan akan kembali jika data ekonomi kuat. Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1.1806 sementara indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke bawah. Penurunan menuju level berlawanan 1.1791 dan 1.1762 dapat diharapkan.

Penjelasan Grafik:
- Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading
- Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading
- Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversold
Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.
