Analisis dan kiat-kiat trading untuk yen Jepang
Uji level harga 156,70 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, yang mengonfirmasi titik entri yang tepat untuk menjual dolar. Namun, sayangnya, pasangan ini tidak bergerak lebih tinggi setelah itu.
Mengikuti fakta bahwa pasar telah sepenuhnya memasukkan dalam harga kemenangan Takaichi dalam pemilihan cepat dan tidak adanya data makroekonomi AS yang signifikan pada paruh kedua hari ini, fokus beralih ke pernyataan para pejabat Federal Reserve. Perhatian khusus akan tertuju pada pidato Christopher Waller dan Raphael Bostic, karena komentar mereka dapat memberikan dampak yang berarti terhadap kinerja dolar AS terhadap yen Jepang. Para investor akan menganalisis setiap pernyataan mereka dengan cermat untuk mencari sinyal mengenai kebijakan moneter di masa depan.
Sikap dovish dari para pembuat kebijakan—yang ditandai dengan penilaian inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih berhati-hati atau bahkan menurun—dapat memperkuat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Akibatnya, dolar akan menjadi kurang menarik bagi investor, sementara yen akan mendapat dukungan. Sebaliknya, sikap hawkish dari pejabat Fed kemungkinan akan mendorong kenaikan USD/JPY, serupa dengan pergerakan yang terlihat pekan lalu.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.

Sinyal Beli
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana untuk membeli USD/JPY jika harga mencapai level entry di sekitar 156,77 (garis hijau pada chart), dengan target kenaikan di 157,21 (garis hijau yang lebih tebal pada chart). Di sekitar 157,21, saya berencana untuk menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (menargetkan pergerakan 30–35 poin dari level tersebut). Kenaikan pasangan ini hari ini dapat diharapkan menyusul sikap hawkish dari pejabat Fed. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari garis tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 156,43 saat indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan menuju level berlawanan di 156,77 dan 157,21 dapat diharapkan.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana menjual USD/JPY setelah terjadi penembusan dan pengujian ulang level 156,43 (garis merah pada chart), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 155,88, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (menargetkan pergerakan 20–25 poin dari level tersebut). Tekanan pada pasangan akan kembali jika muncul nada dovish dari para pembuat kebijakan. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari garis tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 156,77 saat indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan menuju level berlawanan di 156,43 dan 155,88 dapat diharapkan.

Apa yang terlihat pada chart:
- Garis hijau tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dibeli;
- Garis hijau tebal – perkiraan harga di mana order Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diamankan secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;
- Garis merah tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dijual;
- Garis merah tebal – perkiraan harga di mana order Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diamankan secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;
- Indikator MACD – saat akan masuk pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold.
Penting. Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk masuk pasar. Menjelang rilis laporan fundamental utama, sebaiknya tidak masuk pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa order stop loss, Anda bisa dengan sangat cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan manajemen modal yang tepat dan melakukan trading dengan volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Keputusan trading spontan yang hanya didasarkan pada situasi pasar saat itu saja pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan
bagi trader intraday.
