
Bagi Eropa, masalah Ukraina tetap menjadi hal yang sangat penting. Konflik antara Ukraina dan Rusia sudah berlangsung selama empat tahun dan, di bawah kepemimpinan Donald Trump, Amerika Serikat secara praktis telah menarik diri dari segala bentuk dukungan kepada Kyiv. Sebagai akibatnya, tanggung jawab untuk membantu Ukraina sebagian besar berada di tangan Uni Eropa. Dalam pidato terbarunya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio tidak menyebutkan Ukraina, Rusia, atau NATO sama sekali, tetapi lebih memilih untuk mengkritik kebijakan politik Uni Eropa. Brussel melihat Rusia sebagai ancaman serius bagi keamanan mereka sendiri, sehingga isu ini menjadi salah satu fokus utama mereka.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah mengajak Eropa untuk bergantung pada sumber daya yang dimilikinya sendiri dan mendorong dilakukannya perubahan pada "aliansi Barat". Starmer mengusulkan untuk membentuk inisiatif pertahanan baru yang bertujuan untuk mengatur pengadaan senjata dan mengurangi biaya pertahanan. Friedrich Merz (Kanselir Jerman), Emmanuel Macron (Presiden Prancis), dan Starmer sepakat bahwa perlu ada sebuah sistem pertahanan Eropa yang mandiri, yang tidak akan terpengaruh jika AS tidak mau melindungi Eropa. "Kita tidak dapat memastikan keamanan Uni Eropa dengan keadaan hubungan kita saat ini dengan NATO dan AS. Amerika mungkin akan semakin menjauh, dan sudah saatnya kita memikirkan untuk membangun pertahanan sendiri yang tidak bergantung pada mitra NATO," ujar Merz.
Pertanyaan utama bagi Uni Eropa adalah apakah mereka dapat secara mandiri menciptakan sistem persenjataan baru dalam beberapa tahun ke depan, mengisi kembali stok senjata dan peralatan mereka untuk mengatasi kemungkinan konflik, mengoordinasikan usaha di antara semua negara anggota Uni, serta memproduksi jumlah rudal jarak menengah dan jarak jauh yang cukup.

Bagaimanapun, dasar-dasarnya telah terbentuk—Eropa akan menciptakan sistem pertahanannya sendiri tanpa bergantung pada NATO. Sementara itu, proses pengurangan ketergantungan pada dolar dalam ekonomi global masih terus berlanjut, yang juga merupakan hasil dari kebijakan yang diambil oleh Trump. Secara umum, saya memahami keraguan yang dirasakan banyak investor terhadap aset-aset dari Amerika. Trump telah membuat banyak negara menjauh darinya, dan persahabatan memiliki peranan penting dalam dunia politik dan geopolitik saat ini. Sebagai contoh, saya tidak lagi bisa melihat Kanada sebagai teman bagi AS, walaupun selama bertahun-tahun negara tersebut berada dalam posisi itu, terutama setelah Trump memutuskan untuk mengenakan tarif dan mengusulkan pengambilalihan.
Analisis Gelombang untuk EUR/USD:
Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih melanjutkan pembentukan fase tren naik. Kebijakan Trump dan kebijakan moneter Federal Reserve tetap menjadi faktor signifikan dalam pelemahan jangka panjang mata uang AS. Target untuk segmen tren saat ini dapat mencapai hingga 25.000. Saat ini, saya berpendapat instrumen tersebut masih berada dalam kerangka gelombang 5 global, sehingga saya memperkirakan harga akan naik pada paruh pertama 2026. Namun, dalam waktu dekat, instrumen ini mungkin membentuk satu gelombang turun lagi di dalam fase koreksi. Saya menilai masuk akal untuk mencari area dan level guna membuka posisi beli baru dengan target di sekitar 1,2195 dan 1,2367, yang bertepatan dengan 161,8% dan 200,0% Fibonacci.
Analisis Gelombang untuk GBP/USD:
Struktur gelombang pada instrumen GBP/USD cukup jelas. Struktur naik lima gelombang telah selesai terbentuk, tetapi gelombang 5 global bisa saja mengambil bentuk yang jauh lebih memanjang. Saya berpendapat bahwa dalam waktu dekat kita mungkin akan menyaksikan pembentukan satu set gelombang korektif, setelah itu tren naik akan berlanjut. Karena itu, dalam beberapa minggu ke depan, saya merekomendasikan untuk mencari peluang membuka posisi beli baru. Menurut saya, di bawah Trump, pound Inggris memiliki peluang yang cukup baik untuk naik ke kisaran $1,45–1,50. Trump sendiri menyambut pelemahan dolar, dan The Fed memiliki ruang untuk kembali menurunkan suku bunga pada pertemuan berikutnya.
Prinsip Utama Analisis Saya:
- Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang kompleks sulit diperdagangkan dan sering kali berujung pada perubahan.
- Jika tidak ada keyakinan terhadap apa yang terjadi di pasar, sebaiknya jangan masuk.
- Tidak akan pernah ada kepastian 100% mengenai arah pergerakan. Jangan lupa memasang order Stop Loss sebagai pelindung.
- Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.

