Ulasan Trading dan Strategi Trading Poundsterling Inggris
Uji level 1.3528 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di atas garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut. Karena alasan inilah saya tidak membeli pound. Pengujian kedua di 1.3528 memicu Skenario Jual No. 2, yang berujung pada penurunan pasangan sebesar 30 poin.
Absennya rilis data ekonomi penting dari Inggris tidak membantu pound, karena tidak muncul pembeli baru meskipun sempat ada upaya mendorong harga lebih tinggi. GBP/USD menunjukkan pergerakan yang lesu pada paruh pertama hari, mencerminkan ketidakpastian umum para trader terhadap prospek mata uang Inggris. Ketiadaan katalis positif baru yang mampu menarik minat beli menyebabkan harga justru berkonsolidasi dalam kisaran sempit alih-alih melanjutkan kenaikan.
Selanjutnya, fokus perhatian akan beralih ke tarif perdagangan AS, dan setiap pernyataan atau tindakan baru dari Presiden Donald Trump terkait penerapan atau pencabutan tarif berpotensi memicu fluktuasi tajam di pasar valuta asing. Selain ketegangan dagang, pelaku pasar juga akan mencermati komentar dari Christopher Waller, anggota FOMC. Pernyataannya dapat memberikan gambaran mengenai rencana The Federal Reserve ke depan terkait kebijakan moneter, suku bunga, dan prospek pertumbuhan ekonomi.
Data perubahan pesanan pabrik di AS, meskipun dikategorikan sebagai indikator ekonomi sekunder, tetap dapat memberikan informasi tambahan tentang kondisi perekonomian Amerika.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.

Sinyal Beli
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli pound ketika harga mencapai titik masuk di sekitar 1.3518 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 1.3550 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di area 1.3550, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 30–35 poin dari level tersebut). Kenaikan pound hari ini dapat diharapkan setelah rilis data AS yang lemah. Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada level 1.3499 ketika indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan naik. Kenaikan menuju level berlawanan di 1.3518 dan 1.3550 kemudian dapat diharapkan.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Saya berencana menjual pound hari ini setelah terjadi tembusan ke bawah 1.3499 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan tersebut. Target utama penjual akan berada di 1.3469, di mana saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 20–25 poin dari level tersebut). Tekanan terhadap pound akan kembali hari ini jika data AS keluar kuat. Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada level 1.3518 ketika indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan turun. Penurunan menuju level berlawanan di 1.3499 dan 1.3469 kemudian dapat diharapkan.
Penjelasan Grafik:
- Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading
- Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading
- Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversold
Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.
