Analisis Trading dan Tips Trading untuk Yen Jepang
Uji harga di 154.71 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk menjual dolar. Akibatnya, pasangan ini turun 40 pip.
Ketidakpastian dari Washington kemarin menimbulkan kebingungan luas mengenai strategi tarif Trump, yang memberikan tekanan pada dolar AS. Namun, para trader berhasil membalikkan pasar menjadi menguntungkan bagi mereka dalam sesi trading Asia hari ini. Hanya jika terjadi kenaikan nyata tarif global hingga 15%, barulah kita dapat mengharapkan tekanan baru yang serius pada dolar dan penguatan yen Jepang. Skenario ini sudah sedang dipersiapkan oleh pemerintahan Trump dan tampak cukup realistis. Dalam konteks ini, kenaikan tarif hingga 15% akan menciptakan guncangan baru bagi perekonomian global, memaksa investor untuk menilai ulang investasi dan arus modal mereka. Pergeseran tajam menuju kebijakan perdagangan yang lebih ketat seperti itu kemungkinan akan mengurangi selera terhadap dolar, sehingga mendorong peningkatan permintaan terhadap yen Jepang.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan skenario #1 dan #2.

Skenario Beli
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai titik masuk di sekitar 155.26 (garis hijau pada grafik), dengan target pergerakan ke 155.58 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di level 155.58, saya berniat menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (dengan target pergerakan 30–35 pip ke arah berlawanan dari level tersebut). Akan lebih baik untuk kembali melakukan pembelian pada pair ini saat terjadi koreksi dan pullback signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada harga 155.00 ketika indikator MACD berada di area jenuh jual. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pair dan memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 155.26 dan 155.58.
Skenario Jual
Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 155.00 ditembus (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan tajam pada pair. Target utama bagi penjual adalah level 154.60, di mana saya berniat menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (dengan target pergerakan 20–25 pip ke arah berlawanan dari level tersebut). Lebih baik menjual sedekat mungkin dengan level tertinggi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada harga 155.26 ketika indikator MACD berada di area jenuh beli. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pair dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 155.00 dan 154.60.

Gambaran Umum Grafik
- Garis warna hijau tipis: Harga masuk untuk membeli.
- Garis warna hijau tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.
- Garis warna merah tipis: Harga masuk untuk menjual.
- Garis warna merah tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.
- Indikator MACD: Saat memasuki pasar, pertimbangkan kondisi overbought dan oversold.
Tips Penting untuk Trader Forex Pemula
- Bagi trader forex pemula dalam trading Forex, akan sangat krusial atau penting untuk mengambil keputusan dengan berhati-hati. Sebelum terdapat rilis laporan ekonomi secara besar-besaran, sebaiknya Anda menghindari pasar demi menghindari terjadinya fluktuasi secara tajam. Namun apabila Anda memutuskan untuk tetap trading selama rilis berita sedang berlangsung, selalu gunakan order stop-loss demi meminimalisir potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda berisiko kehilangan seluruh modal Anda, kerugian akan menjadi semakin tinggi apabila Anda trading dalam volume besar tanpa dibarengi manajemen uang yang benar.
- Rencana trading yang baik seperti yang disajikan di atas akan menjadi hal penting untuk trading yang sukses. Keputusan trading secara spontan yang diambil berdasarkan kondisi pasar saat ini sering kali menyebabkan kerugian bagi trader forex intraday.
