Pertumbuhan jumlah uang beredar (money supply) Malaysia menunjukkan perlambatan pada April 2026. Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 29 Mei 2026, indikator money supply tumbuh 5,0% secara tahunan (year-on-year), lebih rendah dibandingkan kenaikan 5,5% pada Maret 2026.
Data ini menggunakan basis perbandingan tahun-ke-tahun, yaitu membandingkan perubahan pada bulan berjalan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, angka 5,0% untuk April 2026 mencerminkan laju ekspansi likuiditas yang lebih moderat dibandingkan bulan sebelumnya, yang pada Maret 2026 masih berada di level 5,5%. Perlambatan ini dapat mengindikasikan kondisi moneter yang sedikit lebih ketat atau penyesuaian permintaan uang dalam perekonomian, dan akan menjadi salah satu indikator yang dicermati pelaku pasar keuangan dalam menilai arah kebijakan dan dinamika ekonomi Malaysia ke depan.