Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik mendekati 4,59% pada hari Senin, memperpanjang kenaikan hari Jumat hingga menyentuh level tertinggi dalam hampir dua bulan, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor dua tahun naik ke titik tertinggi sejak awal 2025. Pergerakan tersebut terjadi seiring AS dan Iran saling melancarkan serangan militer baru dan ketidakpastian terus berlanjut mengenai apakah Selat Hormuz tetap sepenuhnya terbuka bagi jalur pelayaran. Lonjakan harga minyak yang terjadi kemudian semakin memicu kekhawatiran bahwa tekanan biaya energi yang kembali meningkat dapat mendorong inflasi.
Saat ini para investor memusatkan perhatian pada rilis data US CPI dan PPI minggu ini untuk mendapatkan pandangan terbaru mengenai dinamika inflasi, serta kesaksian Ketua Fed Warsh di hadapan Kongres untuk memperoleh sinyal lebih lanjut mengenai prospek kebijakan bank sentral. Pasar futures saat ini mengimplikasikan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini, dengan probabilitas kenaikan pada bulan September berada di kisaran 71%.