Minyak mentah menguat mendekati $79 per barel pada hari Selasa, memperpanjang kenaikan mingguannya hingga lebih dari 10%, setelah Presiden Donald Trump memberlakukan kembali blokade terhadap kapal-kapal Iran yang melintasi Selat Hormuz dan mengumumkan bahwa seluruh kargo lain yang melewati jalur tersebut akan dikenai persyaratan pembayaran baru. Blokade itu dijadwalkan mulai berlaku pada pukul 4 sore waktu Bagian Timur Amerika Serikat hari ini.
Trump menyerukan pengenaan penggantian biaya sebesar 20% atas kargo, dengan alasan bahwa Amerika Serikat seharusnya mendapat kompensasi dari negara-negara yang diuntungkan oleh upayanya mengamankan selat tersebut, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Kuwait. Langkah-langkah ini muncul di tengah memanasnya kembali ketegangan antara Washington dan Teheran, dengan AS berupaya membatasi kemampuan Iran untuk mengganggu pengiriman maritim, sementara Teheran merespons dengan menargetkan sekutu-sekutu AS di kawasan tersebut.
Secara terpisah, Trump menyatakan bahwa ia akan mendukung rancangan undang-undang sanksi terhadap Rusia yang digagas oleh mendiang Senator Lindsey Graham, yang akan memperbarui upaya untuk menghukum para pembeli minyak dan gas alam Rusia.