logo

FX.co ★ Pertumbuhan Impor Filipina di Titik Terendah dalam 4 Bulan

Pertumbuhan Impor Filipina di Titik Terendah dalam 4 Bulan

Impor Filipina meningkat 19,8% secara tahunan menjadi USD 14,1 miliar pada Juli 2026, melambat dari pertumbuhan yang direvisi naik sebesar 25% pada Juni dan menandai ekspansi terlemah sejak Maret. Moderasi ini didorong oleh penurunan pembelian peralatan transportasi (-3,8%), mesin dan peralatan industri (-3,7%), besi dan baja (-8,3%), serta produk makanan lain dan hewan hidup (-9,6%).

Sebaliknya, impor produk elektronik melonjak 61,3%, didorong oleh kenaikan kuat pada komponen dan perangkat (79%) serta peralatan pemrosesan data elektronik (32,8%). Pertumbuhan impor juga ditopang oleh peningkatan pengiriman masuk bahan bakar mineral, pelumas, dan bahan terkait (34,8%), serta sereal dan olahan sereal (50,1%).

China tetap menjadi sumber impor utama Filipina, menyumbang 29,5% dari total impor, dengan pembelian dari negara tersebut naik 20,2% dibanding setahun sebelumnya. Impor juga mencatat kenaikan kuat dari South Korea (75,7%), Japan (23,1%), dan the United States (4,2%).

Selama tujuh bulan pertama tahun 2026, total impor negara tersebut mencapai USD 92,3 miliar.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading