Saham Australia naik 24 poin, atau 0,3%, ke level 8.740 pada awal perdagangan Senin, melanjutkan kenaikan sebelumnya seiring menguatnya kontrak berjangka AS setelah penutupan positif di Wall Street pekan lalu. Kenaikan ini terjadi menjelang periode sibuk laporan kinerja emiten dan rilis data inflasi utama.
Di dalam negeri, investor menanti risalah rapat terbaru Reserve Bank yang akan dirilis akhir pekan ini, serta data September terkait pasar tenaga kerja, kepercayaan bisnis, dan leading index. Sementara itu, perhatian di China—mitra dagang terbesar Australia—tertuju pada rilis data CPI, PPI, dan perdagangan yang akan datang.
Kenaikan tertahan oleh ketegangan geopolitik setelah muncul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump mungkin mendukung Arab Saudi dalam melakukan aksi balasan terhadap pasukan Houthi di Yaman yang didukung Iran.
Secara sektoral, saham teknologi, manufaktur, dan consumer durables berkinerja lebih baik, sementara penurunan tajam pada saham komunikasi membatasi momentum keseluruhan. Di antara pergerakan yang menonjol, BHP Group naik 2,3%, Bluescope Steel menguat 3,2%, South32 bertambah 2,8%, dan Fortescue Ltd. naik 1,6%. Tiga dari empat bank besar mencatat kenaikan antara 0,2% hingga 0,8%.